Reaksi addisi dan penataan ulang pada berbagai struktur obat dengan gugus fungsi alkena dan alkuna
PERTEMUAN 13
KIMIA ORGANIK
Reaksi addisi dan penataan ulang pada berbagai struktur obat dengan gugus fungsi alkena dan alkuna meliputi:
1. Addisi Michael: Addisi Michael adalah reaksi yang digunakan untuk menambah grup fungsional, seperti amino, hidroksil, karboksilat, dan nitro, kepada gugus alkena. Misalnya, addisi Michael dari acetilenonitril kepada fenilbutazon menghasilkan fenilbutazon nitro. Addisi Michael juga digunakan untuk menambah grup fungsional kepada gugus alkuna, seperti addisi Michael dari malonil klorid kepada fenilbutazon menghasilkan fenilbutazon monokarboxilat.
2. Penataan ulang: Penataan ulang adalah reaksi yang digunakan untuk menggantikan grup fungsional yang tidak diinginkan dengan grup fungsional yang diinginkan. Misalnya, penataan ulang dari fenilbutazon menghasilkan fenilbutazon hidroksimetil. Penataan ulang juga digunakan untuk menggantikan grup fungsional pada gugus alkuna, seperti penataan ulang dari fenilbutazon menghasilkan fenilbutazon metoksimetil.
3. Addisi peroxida: Addisi peroxida adalah reaksi yang digunakan untuk menghasilkan grup fungsional karboksilat pada gugus alkena dan alkuna. Misalnya, addisi peroxida dari fenilbutazon menghasilkan fenilbutazon karboksilat. Addisi peroxida juga digunakan untuk menghasilkan grup fungsional karboksilat pada gugus alkuna, seperti addisi peroxida dari fenilbutazon menghasilkan fenilbutazon karboksilat monometoksimetil.
4. Addisi Grignard: Addisi Grignard adalah reaksi yang digunakan untuk menambah grup fungsional organomagnesium kepada gugus alkena dan alkuna. Misalnya, addisi Grignard dari magnesium bromid dan etilen glykol menghasilkan etilen glykol magnesium bromid. Addisi Grignard juga digunakan untuk menambah grup fungsional organomagnesium pada gugus alkuna, seperti addisi Grignard dari magnesium bromid dan fenilbutazon menghasilkan fenilbutazon magnesium bromid.
5. Addisi Wittig: Addisi Wittig adalah reaksi yang digunakan untuk menambah grup fungsional karbon ilmenium kepada gugus alkena dan alkuna. Misalnya, addisi Wittig dari fosfonium yodid dan etilen klorid menghasilkan etilen klorid fosfonium yodid. Addisi Wittig juga digunakan untuk menambah grup fungsional karbon ilmenium pada gugus alkuna, seperti addisi Wittig dari fosfonium yodid dan fenilbutazon menghasilkan fenilbutazon fosfonium yodid.
Komentar
Posting Komentar