Bentuk-bentuk struktur kimia dalam ruang tiga dimensi (sterokimia)
PERTEMUAN 6
KIMIA ORGANIK DASAR
Stereochemistry atau sterokimia mempelajari disposisi tiga dimensi atom dalam molekul dan bagaimana konfigurasi ruang tersebut memengaruhi sifat-sifat kimia dari senyawa. Beberapa bentuk struktur kimia dalam ruang tiga dimensi melibatkan:
Isomer Geometri
Molekul yang memiliki ikatan ganda atau cincin dapat memiliki isomer geometri. Contoh klasik adalah isomer cis-trans pada senyawa alkena.
Enantiomer
Enantiomer adalah isomer optisomer yang merupakan cermin satu sama lain dan tidak dapat tumpang tindih. Molekul enantiomer memiliki pusat kiralitas yang berbeda.
Diastereomer
Diastereomer adalah isomer optisomer yang bukan enantiomer, artinya mereka tidak berupa gambar cermin satu sama lain. Contoh diastereomer termasuk stereoisomer cis-trans pada senyawa sikloheksana.
Konfigurasi R dan S
Digunakan untuk menggambarkan konfigurasi absolut atom-atom yang melekat pada pusat kiralitas.
Isomer E-Z
Terkait dengan isomer geometri, digunakan untuk menggambarkan konfigurasi relatif pada senyawa alkena.
Chirality Centers atau Pusat Kiralitas
Atom karbon dengan empat substituen berbeda membentuk pusat kiralitas. Konfigurasi absolut pada pusat kiralitas diuraikan menggunakan R (rectus) dan S (sinister).
Semua ini memainkan peran penting dalam memahami sifat-sifat senyawa dan interaksinya dengan molekul-molekul lain dalam sistem kimia.
Komentar
Posting Komentar